REVOLUTION No. 3


Manga yang diangkat dari sebuah novel karya Kaneahiro Kazuki yang menceritan tentang rencana perubahan yang digagas anak-anak SMA buangan. Akishige Manabu yang menerjamahkan novel karya Kaneshiro dalam bentuk manga. Bergenre kehidupan sekolah, persahabatan mengajarkan pembaca untuk tidak memandang seorang dari tampilannya saja. Manga ini diterbitkan oleh Shogakukan pada tahun 2004. Dengan 3 volume membuat manga ini cukup singkat tapi tetap bermakna. Di Indonesia manga ini diterbitkan pertama kali pada tahun 2010 oleh PT Elex Media Komputindo dan termasuk dalam kategori manga dewas.

Revolution No. 3

Revolution No. 3



Sinopsis

            SMU Shikabane Chuo, sekolah Minakata dan teman-temannya adalah SMU putra yang terdiri dari anak-anak nakal. Suatu hari, Pak Moro, guru biologi di sekolah itu menantang mereka untuk mengubah dunia dengan cara berhubungan dengan anak-anak pintar supaya bisa menghasilkan keturunan juara. Sejak saat itu, terbentuklah Zombies yang bertujuan untuk masuk ke festival SMU putri demi mendapatkan pacar. Perburuan cewek cantik dan pintar untuk memulai revolusi pun dimulai, walaupun mereka selalu diusir!

Karakter

  • Minakata

Perancang strategi kelompok Zombies, setiap percobaan menembus festival kebudayaan SMU Junshin dia-lah otak dibaliknya. Sebagai karakter utama Minakata sangat menjunjung tinggi persahabatan dengan teman-temannya. Di depan wanita yang dia sukai, Minakata selalu bersikap kuat dan tegar walaupun menghadapi lawan yang berat. Minakat menyukai Ayumi Goto siswi SMU Junshin putri tunggal anak pemiliki Rumah Sakit.

  • Hiroshi

Ketua dari Zombies, walaupun pada dasarnya Zombies tidak ada yang dituakan, tapi Hiroshi selalu bersedia bertanggung jawab atas kelakuan Zombies. Hiroshi adalah sang motivator di Zombies yang selalu mengatakan hal-hal yang membangkitkan semangat. Tapi, Hiroshi mengidap penyakit mematikan dan harus di operasi.

  • Sun Shin

Pria berbadan besar yang suka membaca buku tentang sikap penjagaan diri. Hampir setiap hari Sun Shin selalu didatangi Yakuza untuk di ajak bergabung tapi Sun Shin selalu menolaknya kerena menjadi Yakuza bukan hal yang keren menurutnya.

  • Yamashita

Anggota Zombies yang paling tidak bisa diandalkan. Tapi selalu menarus kepercayaan pada teman-temannya. Hampir setiap strategi Zombies yang gagal penyebabnya adalah kecerobahan Yamashita, tapi sekarang Yamashita berjuang segenap kemampuanya agar tidak lagi menjadi penghalang anggota Zombies. Yamashita digambarkan sebagai pria kecil yang memakai kaca mata.

  • Kayano

Perannya tidak terlalu mencolok dalam Zombies tapi dia selalu menemani Minakata dll untuk dihukum karena Kayano percaya persahabat adalah segalanya. Kayano digambarkan sebagai pria bertampang bodoh dengan hidung besar.

  • Agi

Agi adalah murid tertampan di SMU Shikabane Chuo. Agi adalah blasteran antara Jepang dan Filipina. Sangat romantis dan misterius, dia adalah mata-mata dan sumber informasi bagi Zombies, Agi memiliki ‘itu’ yang panjang yang menjadikannya rebutan bagi para wanita.

  • Ayumi Goto

Wanita idaman Minakata, putri tunggal dari pemilik Rumah Sakit terkenal. Saat ini dia sedang menekuni olah raga tenis. Memiliki pandangan berbeda terhadap Zombies. Dia tidak menganggap Zombies itu ancaman, malah Ayumi secara langsung mengajak Zombies untuk datang ke festival kebudayaan. Ayumi menaruh harapan pada Minakata dan menunggu kedatangan Minakata.

  • Pak Moro

Guru biologi di SMU Shikabane Chuo, dia menantang anak-anak untuk mengubah dunia dengan berhubungan seks dengan wanita pintar di SMU Junshin. Selalu melindungi murid-muridnya walaupun dia tak pernah mendapat respek. Walaupun pada akhirnya dia dihormati oleh para anggota Zombies.

Alur Cerita

            Pak Moro, guru biologi di SMU Shikabane Chuo menantang muridnya untuk mengubah dunia. Dan saat itu Minakata terus memikirkan perkataan Pak Moro, lambat laun terbentuklah Zombies, sekumpulan murid Shikanane Chuo yang ingin merubah dunia dengan berhubungan seks dengan murid SMU Junshin. Satu-satunya cara untuk bertemu dengan para siswi itu adalah saat malam setelah Festival Kebudaayan SMU Junshin. Dalam percobaannya sudah dua kali rencana yang dibuat Minakata sang ahli strategi gagal karena kesalahan kecil. Dan saat ini adalah tahun ketiga bagi mereka dan menjadi tahun terakhir. Pada saat kesempatan terakhir itu, para anggota Zombies mendengar bahwa Festival Kebudayaan SMU Junshin akan dijaga oleh 150 orang dari klub olah raga Universitas ternama. Mendengar berita itu Minakata yang menjadi perancang strategi bingung. Saat Minakata belum mendapatkan strategi dia harus kehilangan sang motivator sekaligus ketua Zombies, Hiroshi yang harus dirawat di rumah sakit. Masalah tidak berhenti disitu, kemudian Sun Shin yang menjadi tameng Zombies harus di skors karena memukul guru. Menghadapi masalah yang rumit dan ditinggal anggota penting membuat Minakata menjadi limbung. Tapi setelah bertemu dengan Hiroshi, Minakata kembali menemukan kepercayaan dirinya, walaupun akhirnya dia mendengar kabar kalau Hiroshi akan di operasi pada hari Festival Kebudaayan SMU Junshin. Setelah berpikir panjang Minakata mendapat strategi untuk menerobos SMU Junshin yaitu ‘Strategi Menembus Gerbang Depan’. Strategi yang melawan 150 penjaga keamanan SMU Junshin. Di sinilah perjuangan terakhir anggota Zombies. Tanpa ditemani sang ketua Hiroshi yang sedang dioperasi Minakata dan kawan-kawan menembus pagar 150 orang!!!

Iklan

About encuheryanto

Terkadang seseorang itu terlalu sering membicarakan hal yang tidak beguna bagi dirinya .

Posted on Juli 25, 2012, in Manga. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: