Tipe Data


Struktur data adalah suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakterisasikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

Tipe Data :

  1. Tipe data primitif/sederhana, yaitu : Integer, Real, Boolean, Karakter.
  2. Tipe data campuran, yaitu : String.


INTEGER

Anggota dari himpunan bilangan : {…, -(n+1), -n, …, -2, -1, 0, 1, 2, …, n, n+1, …}

Operasi dasar yaitu : +, -, *, /, ^.

REAL

Data numerik yang bukan termasuk integer, digolongkan dalam jenis data real. Ditulis menggunakan titik desimal (atau koma desimal). Dimasukkan ke dalam memori komputer memakai sistem floating point, disebut Scientific Notation. Penyaijiannya terdiri dari : mantissa (pecahan) dan eksponen.

Contoh :

Didalam sistem desimal, 123000 = 0.123 * 106, disini 0.123 adalah mantissa atau pecahan, sedangkam 6 adalah eksponennya.

BOOLEAN

Disebut juga jenis data logical. Anggotanya {true atau false}.

  1. Operator Logika, yaitu : AND, OR, NOT.
  2. Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =.

KARAKTER

Elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan, abjad dan simbol khusus (0-9, A-Z, +, -, *, /,…).

STRING

Barisan hingga karakter yang dibentuk oleh suatu kumpulan dari karakter. Karakter yang digunakan untuk membentuk suatu string disebut alfabet. Dalam penulisannya, suatu string berada dalam tanda “aphosthrope”.

Contoh :

Misal diberikan himpunan alfabet A = (C, D, 1). String yang dapat dibentuk dari alfabet diatas antara lain : ‘CD1’, ‘CDD’, ‘DDC’ dan sebagainya, termasuk “null string” atay “empty string”.

Himpunan tak hingga dari string yang dibentuk oleh alfabet A disebut VOCABULARY, Notasi : VA atau A*. Jika suatu string dibentuk dari alfabet (0, 1), maka string yang terbentuk disebut dengan “Bit String”.

Penggoperasian dan nama operasinya (Operator) :

  1. Jumlah karakter dalam string : LENGTH.
  2. Gabungan 2 buah string : CONCAT.
  3. Sub bagian dari string : SUBSTR.
  4. Menyisipkan string ke dalam string yang lain : INSERT.
  5. Menghapus karakter dalam string : DELETE.

Length

Nilai dari operasi ini adalah suatu integer yang menunjukkan panjang dari suatu string.

Notasi : LENGTH(S) = N (integer), di sini S = String, N = Integer.

Contoh :

String S = “Manajemen”

Length(S) = 9

Concat

Operasi ini bekerja terhadap dua string dan hasilnya merupakan resultan dari kedua string tersebut. Jika S1 dan S2 masing-masing adalah suatu string, maka bentuk operasi CONCATENATION doinotasikan dengan : CONCAT(S1, S2).

Contoh :

String S1 = “Manajemen”

String S2 = “Informatika”

CONCAT(S1, S2) = “ManajemenInformatika”

Substr

Operasi ini adalah operasi membentuk string baru, yang merupakan bagian dari string yang diketahui.

Notasi : SUBSTR(S, i, j) di sini : S = String yang diketahui, i dan j = integer. i = posisi awal substring 1 <= i <= LENGTH(S). j = banyak karakter yang diambil.

Contoh :

String S = “Manajemen Informatika”

SUBSTR(S, 3, 13) = “najemen Infor”

Insert

Operasi ini adalah untuk menyisipkan suatu string ke dalam string lain. Bentuk umumnya adalah : INSERT(S1, S2, i). S1 dan S2 masing-masing adalah suatu string dan i adalah posisi awal S2 pada S1.

Delete

Operasi ini digunakan untuk menghapus sebagian karakter dalam suatu string. Bentuk umumnya : DELETE(S, i, j), menghapus sebagian karakter dalam string S, mulai dari posisi i dengan panjang j.

About encuheryanto

Terkadang seseorang itu terlalu sering membicarakan hal yang tidak beguna bagi dirinya .

Posted on Agustus 26, 2012, in Pengetahuan Umum. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: